Hewan Ternak

Tips Budi Daya Kelinci Secara Alami Untuk Pemula

Tips Budi Daya Kelinci Secara Alami Untuk Pemula

Tahukah Anda jika pada awalnya kelinci bukanlah jenis hewan peliharaan? Dulu kelinci merupakan kelompok hewan liar yang hidup di hutan. Kemudian kelinci mulai dijinakkan untuk bisa dinikmati keindahan dan digunakan sebagai bahan pangan.

Seiring dengan berkembangnya zaman, semakin banyak pengusaha yang menjadikan kelinci sebagai hewan ternak untuk dibudidayakan. Ada banyak sekali tips budi daya kelinci pemula khusus bagi Anda yang ingin memulai usaha di bidang ini.

Secara umum, kelinci terdiri dari beberapa macam jenis, jenisnya dibedakan berdasarkan habitat yang terdiri atas kelinci liar dan kelinci peliharaan. Selain itu ada juga kelinci yang dibedakan berdasarkan panjangnya bulu dan ras seperti himalayan, english spot, lyon, anggora, american chinchilla, dutch, kelinci german giant, dan lain-lain.

Budi daya kelinci memiliki beberapa keunggulan seperti daging kelinci yang dihasilkan berkualitas tinggi dengan kadar lemak yang rendah, perkembangbiakan cepat, kulit dan bulu yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain, pemeliharaan cukup mudah, tidak membutuhkan lahan yang luas, biaya produksi relatif murah, bisa memanfaatkan pakan hijauan dari sisa dapur atau hasil samping produk pertanian.

Meskipun terlihat mudah, membudidayakan kelinci ternyata memerlukan perencanaan yang matang agar hasil yang dihasilkan bisa lebih maksimal. Beberapa perencanaan yang perlu diperhatikan antara lain pengetahuan dasar tentang hewan kelinci beserta cara merawatnya, pembuatan kandang dan perlengkapan budi daya, dan masih banyak lainnya. Berikut ini beberapa tips budi daya kelinci pemula secara alami :

Kandang Kelinci

Pilihlah lokasi kandang dengan suasana yang jauh dari keramaian sehingga menimbulkan ketenangan bagi kelinci. Kelinci tidak menyukai suasana dan lingkungan yang terlalu ramai. Buatlah kandang dengan ukuran yang memungkinkan bagi kelinci agar tetap bisa aktif bergerak.

Pemilihan Bibit Kelinci

Sebelum memilih bibit kelinci, pastikan Anda mengetahui jenis kelinci apa yang ingin Anda budidayakan. Jika Anda menginginkan budi daya kelinci untuk peternakan dan diambil dagingnya maka pilihlah bibit kelinci dengan bulu pendek. Namun jika tujuan Anda adalah kelinci hias maka pilihlah jenis kelinci berbulu panjang.

Cara Mengawinkan

Usia yang tepat untuk mengawinkan kelinci adalah 8 – 12 bulan. Jika kurang dari itu, kelinci akan mendapatkan gangguan kesehatan seperti pertumbuhan yang terhambat, tubuh menjadi kerdil, dan lain sebagainya.

Merawat Bayi Kelinci

Siapkan tempat yang nyaman dan terhindar dari dingin, panas dan angin. Pastikan untuk bayi kelinci dan induknya selalu mendapat asupan makanan yang pas dan sesuai agar tumbuh kembangnya menjadi baik.

Demikian tips budi daya kelinci pemula yang bisa mulai Anda terapkan. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan kandang dan tubuh kelinci agar terhindar dari berbagai ancaman virus penyakit.